Home » Perbankan » BSI » Apa Itu Biaya Dormant BSI, Ini Penjelasan dan Besarannya
Apa Itu Biaya Dormant BSI, Ini Penjelasan dan Besarannya

Apa Itu Biaya Dormant BSI, Ini Penjelasan dan Besarannya

jumanto.net- Biaya dormant BSI. Setiap orang yang memiliki tabungan di Bank Syariah Indonesia jika dalam waktu tertentu secara berturut-turut tidak melakukan transaksi, maka rekening tabungannya akan menjadi rekening dormant. Ada biaya dormant yang dikenakan jika rekening BSI kamu seperti ini.

Bank Syariah Indonesia sendiri merupakan merger dari 3 bank syariah: BRI Syariah, BNI Syariah, dan Bank Syariah Mandiri.

Nasabah BRI Syariah, BNI Syariah, dan Bank Syariah Mandiri, akan termigrasi nomor rekeningnya ke BSI.

Namun, jika kamu nasabah 3 bank tersebut dan ternyata lama pasif, lalu menjadi dormant, silakan baca penjelasannya berikut ini.

Apa Itu Biaya Dormant BSI?

Biaya dormant BSI adalah biaya yang dikenakan kepada rekening tabungan Bank Syariah Indonesia yang dalam waktu tertentu tidak melakukan transaksi secara berturut-turut di rekeningnya.

Biasanya, jangka waktu menjadi dormant adalah 12 bulan.

Jika kamu punya rekening, dalam waktu 12 bulan berturut-turut, tidak ada transaksi di rekening kamu, makan rekening akan menjadi rekening dormant.

Jika rekening dalam keadaan dormant, maka semua akses transaksi perbankan terblokir.

Gak bisa transfer, tarik tunai di ATM, Indomaret, terima uang, dan aktivitas lainnya.

Namun, rekening masih terdaftar di Bank.

Jadi, bisa dikatakan, rekening dormant itu rekening “pingsan”.

Aktif gak, tapi di data base bank masih terdaftar sebagai rekening tabungan.

Belum dihapus.

Karena menjadi beban bagi bank inilah, makanya ada biaya dormant yang dikenakan kepada nasabah yang rekeningnya pasif selama jangka waktu tertentu secara berturut-turut.

Kenapa Rekening BSI bisa menjadi Dormant?

Beberapa penyebab rekening menjadi dormant di antaranya:

1. Rekening tidak aktif selama jangka waktu tertentu

Penyebab pertama, seperti telah dijelaskan di atas.

Jika dalam waktu tertentu, rekening tidak ada transaksi, secara berturut-turut, akan menjadi dormant.

Gak cuma BSI, BRI Mandiri BNI BCA dan bank lain juga sama.

Ada keadaan dormant juga.

2. Saldo rekening kosong

Untuk jenis tabungan selain wadiah, biasanya ada biaya administrasi bulanan.

Jika saldo kamu cuma 50ribu, dan gak pernah isi saldo lagi, dalam waktu 5 bulan saja, saldo akan habis.

Padahal masih ada biaya bulanan yang dikenakan.

Kalau saldo habis, jadi bank gak bisa motong.

Maka rekening akan menjadi dormant.

Atau bahkan bisa dihapus.

3. Aktivitas mencurigakan di rekening

Jika bank melihat ada transaksi yang tidak wajar, bisa saja bank membuat rekening jadi dormant.

Ini untuk antisipasi keamanan dana kamu di rekening.

Takutnya ada hacker.

4. Salah menerima transfer

Misalkan ada orang gak sengaja transfer uang 5 milyar ke rekening kamu.

Padahal dia salah transfer.

Lalu lapor ke bank.

Bank akan menindaklanjuti dengan mengubah rekening kamu jadi dormant dulu, agar uang tadi tidak diambil.

5. Permintaan dari pihak berwajib

Rekening jadi dormant juga bisa karena ada permintaan dari kepolisian.

Biasanya karena dianggap ada kasus melanggar hukum.

Nah, itulah beberapa sebab kenapa rekening bisa jadi dormant.

Baca juga: Biaya buka rekening BSI.

Besaran Biaya Dormant BSI

Besaran biaya dormant Bank Syariah Indonesia untuk Tabungan easy mudharabah dan easy wadiah sebesar 5 ribu rupiah.

Dua jenis tabungan ini adalah yang paling banyak nasabahnya.

Tabungan easy mudharabah dan wadiah bisa dibuka secara online lewat aplikasi BSI Mobile.

Saya sendiri membuka tabungan easy wadiah lewat BSI Mobile.

Mudah banget gak pakai ribet.

Akhir Kata

Rekening BSI yang tidak aktif dalam jangka waktu tertentu secara berturut-turut, akan menjadi rekening Dormant.

Rekening dormant akan dikenakan biaya, sebelum akhirnya dihapus oleh bank.

Demikian penjelasan lengkap apa itu biaya dormant bank BSI beserta besarannya. Baca juga: Tabungan Emas BSI.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *